Sufas terhadap tiga Puskesmas tersebut dilakukan selama tiga tahap.
Pada sesi lain, tiga kepala Puskesmas yang menjadi sasaran Sufas menyampaikan pengalaman saat didampingi selama supervisi berjalan.
Tiga Kepala Puskesmas tersebut pada umumnya mengakui bahwa dengan adanya pelaksanaan Sufas tersebut, banyak kekurangan yang dirasakan baik dari akses maupun pelayanan.
Di hadapan Bupati Manggarai, ke tiga kepala Puskesmas menyampaikan sejumlah keluhan terkait minimmya sarana pendukung maupun kebutuhan akan tenaga dokter umum di Puskesmas masing-masing.
Sebelumnya, tim Momentum Provinsi NTT memaparkan kondisi dan upaya menurunkan Angka Kematian Ibu (AKI) di NTT.
Disampaikan bahwa berbagai faktor yang terkait dengan risiko terjadinya komplikasi yang berhubungan dengan kehamilan dan cara pencegahannya telah diketahui, dan telah dilaksanakan berbagai upaya intervensinya. Disampaikan bahwa salah satu upaya yang diperkuat adalah meningkatkan kemampuan klinis dan manajemen kepada tenaga kesehatan khususnya Bidan sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan di desa. Untuk itu diperlukan pembinaannya, dengan melaksanakan kegiatan penyeliaan (supervisi) fasilitatif secara berkesinambungan dan tepat sasaran.
Dalam rangka menurunkan angka kematian ibu tersebut melalui peningkatan kinerja bidan sebagai ujung tombak pelayanan KIA, Kementerian Kesehatan telah mengeluarkan panduan dan regulasi untuk kegiatan supervise fasilitatif ini. Dinas Kesehatan Provinsi NTT dan kabupaten juga telah melakasanaknnya. Namun pelaksanaannya belum optimal. Untuk itu Kementrian Kesehatan bekerja sama dengan Universitas agar pelaksanaannya lebih optimal.
Di NTT pelaksanaan pendekatan baru supervisi fasilitatif dilakukan oleh tim Supervisi Fasilitatif NTT yang dibentuk setelah mendapatkan pembelajaran pelaksanaan supervisi fasilitatif dengan pendekatan baru oleh tim FK USU di Ende.
Berdasarkan pembelajaran yang didapatkan dari pelakasanaan supervisi fasilitatif di Ende oleh tim FK USU, telah dibuat rancangan pendampingan untuk 9 kabupaten di NTT dengan dukungan dari USAID Momentum.