Leader Tim Program BOKS WVI Saskia R. Panggabean mengatakan, WVI hadir di Manggarai sejak tahun 2007 dan akan berkarya hingga tahun 2029 mendatang. Upaya pendampingan tidak saja di bidang pendidikan tapi juga pada pemberdayaan ekonomi, kesehatan serta perlindungan perempuan dan anak.
“Khusus di bidang kesehatan kita juga terlibat dalam upaya penanganan stunting,” jelasnya.
Saskia menerangkan, kegiatan BOKS mendorong agar anak-anak lebih banyak bergerak yang berpengaruh pada kesehatan fisik dan mental.
“Anak terbangun kebiasaan hidup sehat, sehat fisik dan sehat mental,” terangnya.
Menurutnya, Dari hasil uji coba yg dilakukan WVI di Jakarta dan Manggarai Timur, ada peningkatan bergerak 15 persen pada anak-anak setelah diintervensi program BOKS. Program BOKS terintegrasi dengan kurikulum dan berbagai kegiatan di sekolah. Saskia menyampaikan terima kasih kepada Pemkab Manggarai yang selalu mendukung kegiatan WVI di kabupaten Manggarai.
Kepala Dinas PPO kabupaten Manggarai, Fransiskus Gero, S.Pd mengatakan, program BOKS bertujuan mengaktifkan kembali aktifitas fisik para siswa.
“Jadi anak-anak ini dibiasakan dengan gerak fisik yang sederhana dan menyenangkan,” katanya.
Menurutnya, uji coba program BOKS dilaksanakan pada 39 sekolah yang tersebar pada 4 kecamatan. Ke depan diharapkan bisa diterapkan pada semua sekolah di Kabupaten Manggarai. Kadis Gero mengajak semua pihak untuk terus berkolaborasi memajukan pendidikan di Manggarai.
“Mari kita bangun pendidikan ini dg niat yg baik,” tutupnya.
Sementara itu Bupati Manggarai Hery Nabit dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada WVI yang turut serta membangun Manggarai melalui berbagai program dan kegiatan pendampingan di wilayah Manggarai.