Saat kebutuhan keluarga terpenuhi lanjut Irlan, dengan sendirinya kecukupan nutrisi untuk keluarga juga terpenuhi. Langkah ini kata Dia juga mengantisipasi terjadinya stunting yang saat ini menjadi perhatian khusus pemerintah pusat sampai ke daerah.
Camat Langke Rembong Emil Ndahur saat membuka kegiatan menyampaikan terima kasih, kepada PLN karena sudah membantu Pemda Manggarai memberikan pelatihan bagi petani holtikultura dari Pocoleok Sataramese.
Kegiatan pelatihan tersebut lanjut Camat Emil merupakan bentuk kerja kolaborasi antara pemerintah Pusat dalam hal ini adalah PLN dengan Pemda Manggarai dalam rangka peningkatan kapasitas bagi masyarakat Manggarai.
“saya yakin bapa ibu sekalian sudah tau tentang pengelolaan pertanian, tetapi dalam pelatihan ini mungkin saja ada cara baru, hal-hal baru dalam pengelolaan pertanian lebih khusus holtikultura yang didapat dari pelatihan ini”, katanya.
Di depan para peserta Camat Emil juga menyinggung tentang persoalan stunting yang saat ini masih ditangani secara serius oleh pemerintah. Ada keterkaitan antara holtikultura dengan stunting, yaitu tanaman holtikultura yang bisa memenuhi nutrisi keluarga. Karena kalau terjadinya kekurangan gizi tidak tertutup kemungkinan ada anggota keluarga yang stunting. Dampak lanjutan dari stunting kata Dia adalah persoalan kemampuan berpikir.
Tutor kegiatan Lambertus Enga dalam materinya menyampaikan, tanaman sama seperti manusia yang setiap hari membutuhkan makanan yang mengandung gizi. Kalau gizinya terpenuhi dengan baik makan akan tumbuh subur, tetapi sebaliknya kalau tidak tanaman tersebut akan kerdil dan bahkan bisa mati.