Manggarai, SwaraNTT.Net – Demi mewujudkan masyarakat yang trampil dan berpengetahuan di bidang pertanian lebih khusus Holtikultura, PLN Pusat melalui PLN UIP Nusra 2 kembali menggelontorkan anggaran Corporate Social Responsibilitynya (CSR) untuk melatih 50 orang petani dari Pocoleok Satarmeses selama dua hari yaitu 10-11 Agustus 2023, yang berlangsung di KWT Lao Loko Ruteng, NTT.
Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Camat Langke Rembong Emiliano Ndahur. Sebagai tutor dari kegiatan pelatihan tersebut adalah Lambertus Enga.
Asisten Manager Perijinan dan Umum Perwakilan PLN UIP Nusra 2 , Lalu Irlan Jayadi saat memberikan sambutan mengatakan, PLN sebagai BUMN tidak hanya memikirkan bagaimana menjual arus listrik,membangun jaringan listrik tetapi juga punya kewajiban untuk berpikir tentang kesejahteraan masyarakat melalui program pemberdayaan dengan pelatihan keterampilan.
“PLN itu tidak hanya berbicara soal bagaimana menjual listrik, bagaimana membangun sistem kelistrikan, tetapi sebagai perpanjang tangan dari pemerintahpemerintah, karena PLN inikan punya negara, jadi ada kewajiban-kewajiban melakukan pengembangan atau bagaimana membangun kemandirian sosial di tengah masyarakat terutama untuk beberapa sektor di sekitar lokasi-lokasi pembangunan yang dilakukan oleh PLN” kata Irlan.
Lebih lanjut Irlan menambahkan PLN pada prinsipnya akan memenuhi apa yang menjadi kebutuhan masyarakat, selama ini masih bisa dijawab serta sesuai dengan ketentuan peraturan Perundang-undangan.
Pelatihan ini kata Irlan bertujuan untuk menambah wawasan dan ketrampilan. Manfaat yang diharapkan adalah masyarakat dapat menyediakan kebutuhan dengan memanfaatkan lahan pekarangan disekitar rumah dengan tanaman hortikultura sekaligus sebagai upaya dapat memenuhi kebutuhan sendiri.