Labuan Bajo, SwaraNTT.Net – Aktifitas tambang galian C milik Jimi Lasmono di Ra’ong, Desa Golo Mori, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat berpotensi merusak areal persawahan milik warga.
Muhamad Zaenal Abidin mengatakan potensi itu bisa terjadi mengingat lokasi pengerukan pasir dan batu yang dilakukan PT. Logam Bumi Santosa (LBS) tersebut berdekatan dengan areal persawahan milik Warga.
“Kalau aktifitas tambang ini terus dibiarkan kedepan Warga disini otomatis sulit untuk menanam padi karena disepanjang sungai yang berdekatan dengan sawah perlahan longsor” Tutur Muhammad Zaenal saat ditemui pada Sabtu (22/3/2025).
Mengingat potensi tanah yang subur serta didukung sumber air yang cukup, Pemerintah Daerah Manggarai Barat kata Zaenal mestinya mendorong Warga kampung Ra’ong untuk membudidayakannya tanam Hortikultura.
“Harusnya yang dorong oleh Pemerintah itu program pertanian terutama jenis hortikultura bukan membiarkan aktifitas tambang yang akan membawa kehancuran” Ujar Zaenal.
Zaenal juga menanggapi pernyataan warga yang menyebut masyarakat tidak ada yang dirugikan dengan hadirnya PT. LBS di Raong.