Ketua PMI Kabupaten Manggarai Rony Kaunang dalam pernyataan persnya mengatakan, sampah yang tidak tertangani dengan benar dan tidak tepat sering menjadi pemicu berbagai masalah alam dan sosial.
“Tidak terkecuali dengan sampah-sampah yang terlihat di sebagian wilayah hilir yang padat pemukiman di Kawasan Daerah Aliran Sungai Wae Pesi ini, kalau tidak ditangani dengan baik, akan terjadi pencermaran udara, bisa juga menjadi pemicu bencana seperti banjir, konflik sosial dan lain-lain,” katanya.
Untuk itu Dia meminta kepada masyarakat yang mendiami bantaran sungai Wae Pesi, agar jangan membuang sampah sembarangan, sehingga lingkungan tetap terjaga, aman dan nyaman untuk dihuni.
Salah satu pengurus PMI Tomy Hikmat kepada media ini menjelaskan, kegiatan ini dimulai dari pemukiman warga dipinggiran DAS Lingkungan Nanga Kelurahan Reo, menyisir hingga ujung tambatan perahu. Sampah-sampah yang di pungut lanjut Tomy ditampung di karung dan plastik yang sudah disiapkan.
“Terlihat sampah yang terapung di atas air sungai Wae Pesi. Siswa siswi SD dan peserta lain dengan plastik dan karung penampung sampah sebisa mungkin turun ke sungai, mengangakat sampah rumahan seperti plastik, pampers, sing rusak, pecahan piring, bahkan ranting pohon dan sayuran” ungkap Tomy.
Hal lain yang dilakukan lanjut Tomy, tim mendatangi langsung rumah penduduk dan memberikan edukasi tentang pentingnya hidup bersih dan sehat, dengan tidak membuang sampah sembarangan.
“Terlihat ada warga senyum-senyum dengan informasi tersebut, tetapi ada juga yang menyalahkan pihak lain, ketika ditanya, bahwa sampah-sampah tersebut dibuang orang didaerah atas dan hanyut dibawah air sehingga terjadi tumpukan sampah” jelas Tomy.